Senin, 09 Januari 2012

AS: Kami Sanggup Mengatasi Iran

9 Januari 2012 ,

WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) menyatakan kesiapannya untuk merespons ancaman pemblokiran Selat Hormuz yang dilontarkan oleh Iran. AS juga yakin, Iran tidak akan sanggup memblokir perairan itu dalam jangka waktu yang lama.

"Kami sudah mengatakan dengan jelas, AS tidak akan mentolerir pemblokiran Selat Hormuz. Kami siap meresponsnya," ujar Menteri Pertahanan AS Leon Panetta, seperti dikutip AFP, Senin (9/1/2012).

Sementara itu, Kepala Staf Militer AS Jendral Martin Dempsey mengatakan, AS akan mengambil tindakan kepada Iran dan menjaga agar Selat Hormuz tetap terbuka. Dempsey juga mengatakan, Iran bisa saja memblokir Selat Hormuz, namun Iran tidak akan sanggup memblokir perairan itu dalam waktu yang lama.

"Kami sudah meneliti kasus ini, Iran memang sanggup memblokir Selat Hormuz, dan bila pemblokiran itu terjadi, kami sanggup melawan Iran. Kami akan mengambil tindakan agar Selat Hormuz tetap terbuka," ujar Dempsey.

Pada 6 Januari lalu, Iran juga merencanakan latihan perang keduanya di dekat Selat Hormuz. Latihan itu merupakan kelanjutan dari latihan 10 hari Negeri Persia itu yang baru saja diselenggarakan dan akan diikuti oleh para pasukan Garda Revolusi.

Ancaman embargo minyak mentah yang digagas oleh Uni Eropa tampak membuat Iran berang, Iran pun langsung melontarkan ancaman pemblokiran di Selat Hormuz. Penutupan Selat Hormuz juga dinilai sangat membahayakan perekonomian dunia.

Isu Iran kini menjadi salah satu perhatian dan perdebatan yang cukup panas dalam kampanye bakal calon kandidat Presiden AS, banyak para politisi Partai Republik AS mengatakan bahwa Presiden Barack Obama terlalu lembut dalam menghadapi Iran.(AUL)
Bagikan berita/artikel ini kepada teman melalui :

0 komentar :

Posting Komentar