Senin, 09 Januari 2012

BURT DPR: Proyek Toilet DPR Rp 2 M Bisa Dibatalkan

09 Januari 2012 ,Jakarta - Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR belum menyetujui rancangan proyek renovasi toilet DPR yang disiapkan Setjen DPR. Proyek senilai Rp 2 miliar ini bisa dibatalkan atas nama rakyat.

"Yang jelas Dipa itu belum dibahas di BURT. Kita bisa menghemat, menambah, atau menghilangkan. Nanti tergantung hasil rapat, yang jelas masih bisa dihilangkan," tutur Wakil Ketua BURT DPR, Pius Lustrilanang, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/1/2012).

Nantinya BURT DPR akan mengundang tim teknis dari Kementerian Pekerjaan Umum. Hal ini dilakukan untuk melihat sejauh mana tingkat kerusakan toilet, yakni apakah perlu diperbaiki total, atau direnovasi ringan.

"Toilet itu kan harganya macam-macam dan standarnya juga standar gedung pemerintah. Itu kan sudah Pagu anggaran, tapi kita minta tim teknis untuk dihitung secara rinci. Saya tidak tahu nilai nol barang bagaimana. Saya masih harus cek lagi," tutur Pius.

Sebelumnya diberitakan renovasi toilet di Gedung Nusantara I DPR menuai kecaman dari banyak kalangan, termasuk oleh beberapa anggota DPR sendiri. Beberapa fraksi, misalnya FPD dan F-Gerindra DPR juga terang-terangan menilai toilet DPR masih layak digunakan.

Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq juga telah menyampaikan toilet DPR baru direnovasi tahun lalu. Ia berharap renovasi kali ini tidak main-main agar citra DPR tidak memburuk.

Ketua DPR Marzuki Alie juga tidak mentolerir adanya mark-up dalam renovasi toilet DPR yang memakan anggaran Rp 2 miliar. Ia meminta KPK dan BPK mengawasi proyek kontroversial ini.(detik)
Bagikan berita/artikel ini kepada teman melalui :

0 komentar :

Posting Komentar