Minggu, 08 Januari 2012

Penjelasan RI Soal Insiden Pesawat Wakil PM Papua Nugini


Jumat, 6 Januari 2012 ,
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri RI menyampaikan penjelasan mengenai intersepsi pesawat TNI AU terhadap pesawat asing yang membawa Deputi Perdana Menteri Papua Nugini, Hon. Belden Namah MP. Penjelasan Kemenlu yang dikirimkan melalui surat elektronik  diterima Tribunnews.com, Jumat (6/1/2012).

Insiden ini terjadi saat pesawat yang ditumpangi Deputi PM Papua Nugini melintasi wilayah Negara RI pada tanggal 29 Nopember 2011. Berikut ini penjelasan Kemenlu:

Pada sore hari ini tanggal 6 Januari 2012, Menlu RI telah memanggil Dubes Papua Nugini di Jakarta, Peter Ilau untuk menyampaikan penjelasan mengenai masalah intersepsi di atas yang disebabkan karena adanya permasalahan teknis dalam flight clearance pesawat dimaksud.

Langkah-langkah yang dilakukan Indonesia, dalam hal ini TNI Angkatan Udara untuk melakukan intersepsi terhadap pesawat dimaksud telah sesuai dengan prosedur  yang berlaku di Indonesia dan di negara-negara lain pada umumnya. Tindakan yang diambil oleh Komando Pertahanan  Udara Nasional (Kohanudnas) adalah melakukan identifikasi elektronik dengan radar dan identifikasi visual dengan cara intersepsi sesuai prosedur standar.

Hal ini dilakukan karena terdapat perbedaan data antara flight clearance  yang dimiliki Kohanudnas dan hasil tangkapan radar bandara maupun radar Kohanudnas. Intersepsi yang dilakukan oleh pesawat TNI AU sesuai dengan prosedur dan tidak pernah membahayakan pesawat dimaksud.

Duta Besar PNG di Indonesia menyampaikan apresiasi atas penjelasan yang disampaikan Menlu RI dan akan meneruskan pesan tersebut kepada Pemerintahannya.(TRIBUNNEWS.COM)
Bagikan berita/artikel ini kepada teman melalui :

0 komentar :

Posting Komentar