Kamis, 09 Februari 2012

Fraksi PKS Bantah 'Cabut' dari Panja Mafia Pulsa

Kamis, 9 Februari 2012 17:19 WIB.

JAKARTA - Dua orang anggota Panja Mafia Pulsa dari unsur Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diisukan menarik diri. Dua orang anggota fraksi PKS di Panja ini disebut, tak enak hati untuk memperdalam kasus 'pencurian pulsa' yang kini sedang dibahas.

Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq yang juga unsur pimpinan Panja Mafia Pulsa tegas membantah.

Saat dikonfirmasi, Kamis (09/02/2012), Mahfudz menjelaskan, isu yang berkembang itu sama sekali tidak benar seraya balik mempertanyakan, dari mana asal muasal isu tersebut. Dijelaskan, Panja Mafia Pulsa, diisi oleh dua anggota fraksi PKS, Al Muzammil Yusuf dan Mahfudz Abdurrahman. Ia tak memungkiri, keduanya punya kesibukan luar biasa.

"Pak Muzammil kan juga anggota Panja Pemilu. Jadi, waktunya harus berbagi, kadang-kadang harus menghadiri di waktu yang sama," kata Mahfudz.

Saking sibuknya, kata Mahfudz, Muzammil Yusuf disela-sela Panja Mafia Pulsa keluar untuk menghadiri Panja Pemilu.

"Kalau saya, karena unsur pimpinan pasti selalu hadir. Pak Mahfudz Abdurrahman juga sibuk, dia kan jadi salah satu unsur pimpinan DPP (PKS), jadi kadang-kadang minta ijin. Jadi, sama sekali tidak benar kalau PKS tak ikut Panja Mafia Pulsa," Mahfudz menegaskan.

Mahfudz kemudian menegaskan kembali, 'bola' terkait adanya kriminalisasi terkait pencurian pulsa berada di Mabes Polri. Bahkan, Mahfudz meminta kepada Polri untuk segera menetapkan sebagai tersangka.

"Bolanya, ada di kepolisian, ada di kabareskirim, data-data sudah ada Polri juga sudah melaykuan penyelidikan, ya ditindak lanjuti, siapa yang bersalah secara hukum, diproses. Apakah, regulatornya, atau siapa ini harus dijelaskan. Yang jelas, PKS mendukung penyelesaian pencurian pulsa ini secara hukum," kata Mahfudz Siddiq.(TRIBUNNEWS.COM)
Bagikan berita/artikel ini kepada teman melalui :

0 komentar :

Posting Komentar