Selasa, 07 Februari 2012

Menlu Serahkan Ratifikasi CTBT ke Sekjen PBB

Selasa, 7 Februari 2012 | 10:25 WIB.
NEW YORK, - Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Senin (6/2), menyerahkan instrumen ratifikasi Traktat Pelarangan Menyeluruh Uji-Coba Nuklir (CTBT) kepada Sekjen PBB sebagai depositary Traktat melalui Under-Secretary General for Legal Affairs, Patricia O'Brien.

Hal itu disampaikan dalam siaran pers Kemlu, yang diterima Kompas, Selasa (7/2/2012).

Penyerahan itu merupakan rangkaian akhir proses ratifikasi Indonesia atas CTBT setelah sebelumnya disahkan dalam bentuk Undang-Undang tanggal 6 Desember lalu oleh DPR dan ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tertanggal 4 Januari 2012 serta tercatat dalam Lembaran Negara Nomor 1 tambahan Lembaran Negara Nomor 5269.

"Dengan penyerahan ini, Indonesia resmi menunjukkan komitmennya untuk mewujudkan visi dunia tanpa senjata nuklir. Hal itu membuka peluang, Indonesia ikut mendorong negara-negara lain, terutama yang tercantum dalam lembar Annex II, agar juga segera meratifikasinya," ujar Marty lewat siaran pers tertulis itu.

Beberapa negara yang tercantum dalam Annex II itu antara lain China, Korea Utara, Mesir, India, Iran, Israel, Pakistan, dan Amerika Serikat.

Lebih lanjut dalam pertemuan dengan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki Moon, Marty juga membahas sejumlah isu macam perkembangan politik dan keamanan di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara, dan perkembangan di Selat Hormuz, situasi dan isu seputar negara-negara kawasan ASEAN, termasuk isu Myanmar dan Laut China Selatan.

"Sekjen PBB menggaris bawahi peran dan kepemimpinan Indonesia dalam mendorong seluruh pekembangan positif di kawasan. Kontribusi yang diberikan Indonesia diakui masyarakat internasional termasuk PBB," ujar Marty.

Dalam kesempatan itu tambah Marty, dirinya juga menyampaikan surat undangan dari Presiden Yudhoyono kepada Sekjen PBB untuk berkunjung ke Indonesia.

Dalam kunjungan yang kemungkinan digelar pertengahan Maret itu Sekjen PBB dijadwalkan memberikan keynote speech di Jakarta International Defense Dialogue dan meninjau Pusat Pelatihan Pasukan Perdamaian di Sentul, Jawa Barat. (kompas.com)
Bagikan berita/artikel ini kepada teman melalui :

0 komentar :

Posting Komentar