Jumat, 10 Februari 2012

Mensos : Contoh Kesetiakawanan Sosial Nabi

10 Pebruari 2012 22:53wib.
JAKARTA - Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama ratusan anak yatim dan warga sekitar di Yayasan Pendidikan Islam Al Abidin Pondok Bambu Jakarta Timur. Acara juga dihadiri Gubernur DKI Fauzi Bowo.

"Pelaksanaan maulid Nabi Muhammad SAW ini juga merupakan suatu upaya meningkatkan kesetiakawanan sosial. Umat Islam hendaknya mencontoh akhlak Nabi Muhammad," kata Mensos.

Mensos menambahkan, maulid sebagai upaya umat Islam untuk mengingat kembali perjuangan Nabi Muhammad SAW yang selalu memberi perhatian penuh kepada kaum marjinal maupun fakir miskin.

"Kita juga ingin menumbuhkan kembali di masyarakat kita semangat atau kesetiakawanan sosial dan kebersamaan untuk sama-sama membangun kesejahteraan sosial. Jika setiap orang memperhatikan anak-anak terlantar, fakir miskin insya Allah akan terjadi akselerasi dan percepatan penanganan masalah sosial," tambahnya.

Pada kesempatan itu, Menteri Sosial juga menyerahkan bantuan sebesar Rp40 juta untuk 5000 orang janda, anak yatim dan kaum dhuafa. Bantuan tersebut sebagai upaya dan bentuk kepedulian agar kualitas pelayanan Yayasan Islam Al Abidin semakin meningkat.

"Bantuan dari Kementerian Sosial ini hanya berupa dorongan agar semua bersemangat membantu sesama baik dunia usaha dan LSM atau siapa saja yang punya kelebihan. Dengan kita berbagi akan mendapatkan kebahagian di dunia dan akhirat nanti," ujar Mensos.
Bagikan berita/artikel ini kepada teman melalui :

0 komentar :

Posting Komentar