Senin, 13 Februari 2012

PBB : Israel Rampas Tanah Palestina dengan 'Yahudisasi'

13 Pebruari 2012 08:40 wib.

GAZA --  Perwakilan PBB terkejut atas ulah Israel yang semakin merajalela, dan merugikan warga Palestina. Israel menghalau warga Palestina yang berada di timur al-Quds (Yerusalem) dan Tepi Barat, serta minoritas Arab melalui sebuah 'strategi yahudisasi'.

"Pemerintah Israel melakukan pembatasan wilayah dari Galilea (al-Jalil) dan Tanah Negeb (al-Naqab]) wilayah Yerusalem timur dan Tepi Barat, yang mendiskriminasikan masyarakat Palestina, berdampingan dengan percepatan pembangunan permukiman yang didominasi Yahudi, "kata Raquel Rolnik, Pelapor Khusus PBB tentang hak atas perumahan yang layak, pada hari Ahad (12/2), dikutip press Tv.

Setelah menyelesaikan tur ke wilayah Palestina yang diduduki israel, pada bulan Februari lalu,  Rolnik berkomentar, "saya mengutuk kebijakan Israel, mencatat bahwa mereka melanggar hak-hak dasar Palestina dan menentang hukum internasional," katanya.

Menurutnya,"Secara keseluruhan, jelas bahwa kebijakan Israel dan praktek bagi penduduk Palestina di Yerusalem Timur (Al-Quds) dan Tepi Barat melanggar hak asasi manusia internasional dan hukum kemanusiaan," tambahnya.

Perwakilan PBB juga memberikan perhatiannya pada kondisi mengerikan yang dihadapi oleh penduduk di Jalur Gaza yang terkepung. Mereka juga mengatakan bahwa, blokade habis-habisan Israel telah memiliki efek merugikan, mengenai situasi perumahan dan infrastruktur di daerah kantong pesisir tersebut.republika.co.id
Bagikan berita/artikel ini kepada teman melalui :

0 komentar :

Posting Komentar