Sabtu, 04 Februari 2012

Pilang Terendam Banjir

Cirebon,2 Februari 2012,

PILANG- Setelah Kamis (2/2) sebagian wilayah Kota Cirebon terendam banjir. Jumat petang (3/2), giliran warga Desa Pilang Sari Blok Pilang Tonggoh RW 01 dibuat panik. Pembatas Sungai Pilang jebol, mengakibatkan 90 persen rumah di RW 01 (terdiri dari tiga RT) dilanda banjir.

Memasuki komplek Pilang Tonggoh, genangan air cukup tinggi. Mendekati sungai arus air makin deras. Sungai dengan kedalaman normal sekitar 1,5 meter meluap. sebagian permukaan jembatan yang menghubungkan akses antar RT terendam. Warga dihimbau sementara waktu tidak melintas. 

Ketua RW 01 Desa Pilang Sari Blok Pilang Tonggoh, Kecamatan Kedawung, Tira menerangkan air luapan sungai datang sekitar pukul 16.00, terutama di wilayah dekat Sungai Pilang. Berselang 1,5 jam air mulai masuk keperumahan warga. Menurut data kurang lebih 800 Kepala Keluarga (KK) RW 01 dari tiga RT, 700 KK diantaranya terendam air hingga masuk ke dalam rumah. Sisanya hanya sampai depan rumah karena, permukaan lebih tinggi.   

“Biasanya air enggak sampai masuk rumah warga. Kemungkinan keluar dari lahan persawahan atau selokan dan waduk pembuangan air yang jebol. Sementara belum ada posko, warga hanya saling membantu untuk menyelamatkan perabot rumah,” terangya pada Radar, kemarin (3/2).

Warga Desa Pilang Sari Blok Pilang Tonggoh RT 01/01, Carmidi yang rumahnya berjarak 200 meter dari sungai mengaku banjir kali ini merupakan yang terparah sejak tahun 2002. Halaman depan dan seluruh sudut ruangan terendam hingga betis orang dewasa. Terutama bagian belakang rumah, banjir hampir mencapai lutut karena kontur tanah lebih rendah. “Airnya cepat sekali mba, kami sempat kewalahan memindahkan barang-barang,” ucapnya sambil mempersilakan melihat keadaan dalam rumah yang terendam air.   

Wilayah lain yang terendam banjir adalah Petireman. Sejak belok dari arah jalan layang Pegambiran hingga ujung Desa Petireman terendam air. Warga Desa Petireman, Kalurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Defi Ardiansyah mengatakan banjir menerjang Desa Petireman, Kertasemboja dan wilayah sekitar Arida. Menurutnya banjir datang karena luapan Sungai Cikalong. “Banjirnya rata tapi, di rumah saya air nggak sampai masuk,” katanya melalui pesan singkat.

Banjir juga melanda warga Dusun Mesigit, Desa Mundu Mesigit. Sekitar 50 KK didua RT terendam banjir. Tinggi air bervariasi, beberapa blok air masuk hingga ke dalam rumah. Sisanya hanya sampai halaman rumah.  (*)

Sumber Radar Cirebon
Bagikan berita/artikel ini kepada teman melalui :

0 komentar :

Posting Komentar