Kamis, 22 Maret 2012

Tolak Penaikan BBM, PKS Siap Hilang Kursi Menteri

Kamis, 22 Maret 2012 | 16:02 WIB.(
Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) siap kehilangan kursi menteri demi mempertahankan sikap menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

"Kita tidak berpikir sejauh itu (pengurangan kursi menteri, red). Kalau pun terjadi kita sudah berpengalaman," ujar Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PKS Mahfudz Siddiq, di Gedung DPR, Senayan, Kamis 22/3/2012).

Mahfudz mengaku, tak menghiraukan cibiran-cibiran yang diutarakan oleh kader Partai Demokrat atas sikap penolakkan PKS terhadap penaikan harga BBM. "Kalau ada Demokrat atau yang lain berkomentar macam-macam terserah," jelasnya.

Ketika disinggung mengenai kerasnya PKS ini terkait pencitraan untuk 2014, Mahfudz enggan berkomentarnya. PKS malah menilai kompensasi yang diberikan atas kenaikkan BBM seperti pemberian Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) sebagai bentuk pencitraan.

Meksi menolak penaikan BBM, sampai saat PKS belum memutuskan apakah akan hengkang dari koalisi atau tidak. "Saya tidak pernah mendegar pembicaraan itu, sejauh ini ngga ada rencana," tandasnya. [INILAH.COM]
Bagikan berita/artikel ini kepada teman melalui :

1 komentar :

Anonim mengatakan...

Presiden PKS Luthfi Hasan : "Apabila PKS harus memilih satu di antara dua, tidak mungkin meninggalkan rakyat miskin yang telah membesarkan PKS. Jika opsi yang dipilih pada akhirnya akan menyengsarakan rakyat, maka PKS akan berdiri bersama rakyat ".

http://nasional.inilah.com/read/detail/1845047/pks-talak-presiden-sby

****

Ayo donk pak, teladani hidup sederhana
Kan, yang membesarkan PKS, adalah rakyat miskin...

Posting Komentar