Senin, 09 April 2012

Ini Alasan Presiden Sulit Putuskan Soal PKS

Senin. 9 April 2012.  Jakarta: Jika Partai Keadilan Sejahtera (PKS) keluar atau dikeluarkan dari Sekretariat Gabungan (Setgab) partai koalisi, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan lebih berhati-hati dalam setiap kebijakannya. "Politik perimbangan membuat Presiden berhitung betul dengan suara PKS," kata pengamat politik Universitas Gajah Mada Ary Dwipayana di Jakarta, Sabtu (7/4).

Menurut Ary, jika PKS didepak, ketergantungan Setgab koalisi terhadap Golkar akan menjadi lebih besar. Golkar memiliki dominasi kursi yang cukup besar di parlemen. "Golkar akan menjadi key player (pemain kunci)," ujar Ary.

Pertimbangan tersebut, kata Ary, membuat SBY sulit mengambil keputusan untuk PKS. Sebab, keberadaan PKS di Setgab untuk menjaga perimbangan politik. "Code of conduct di Setgab sudah ada. Tidak seperti sebelumnya. Tinggal Presiden saja mengambil keputusan," ujar Ary.

Ary menambahkan, kalkulasi politik dalam keputusan SBY bukan pada konteks PKS. "Tapi lebih karena jaminan Partai Golkar untuk tetap di dalam koalisi," kata Ary. (MI/DOR)
Metrotvnews.com,

Bagikan berita/artikel ini kepada teman melalui :

0 komentar :

Posting Komentar