Senin, 23 April 2012

Komisi I: Polisi Malaysia Biadab!

TKI Ditembak Mati
Senin, 23 April 2012. 10:37 wib.
Jakarta - Penembakan yang dilakukan oleh Polisi Diraja Malaysia terhadap tiga TKI hingga meninggal, membuat Komisi I DPR geram. Pemerintah Indonesia didesak menyampaikan nota keras terhadap pemerintah Malaysia.

"Pihak Kemlu harus sampaikan nota protes terhadap tindakan Kepolisian Diraja Malaysia yang biadab," kata Ketua Komisi I DPR, Mahfudz Siddiq, saat dihubungi INILAH.COM, senin (23/4/2012).

Lanjut Mahfudz, pemerintah Indonesia harus berani untuk menyelidiki secara mendalam. Apalagi, kasus ini juga menimbulkan spekulasi terjadinya perdagangan organ tubuh dari ketiga TKI yang ditembak mati tersebut.

Politisi PKS ini mengatakan, pemerintah tidak boleh begitu saja mempercayai hasil penyelidikan pihak Malaysia. "Pihak Polri juga harus meminta akses ke pihak Kepolisian Diraja Malaysia untuk menyelidiki masalah ini," katanya.

Sebelumnya, Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) M Jumhur Hidayat menilai Polisi Diraja Malaysia (PDRM) berbuat sadis.

Pasalnya, PDRM menembak mati tiga TKI asal Pancor Kopong, Pringgasela Selatan, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat NTB yang diduga ingin melakukan penyerangan saat akan ditangkap.

"Penembakan di kepala dan juga memberondong peluru ke tubuh korban hingga meninggal jelas tindakan penanganan yang sangat aneh, barbar, sekaligus sadis," kata Jumhur kepada INILAH.COM, Senin (23/4/2012)
sumber:inilah.com
Bagikan berita/artikel ini kepada teman melalui :

1 komentar :

Anonim mengatakan...

Jangan banyak bicara pak !
Qishas aja.
Mata dengan mata
telinga dengan telinga
jiwa dibayar jiwa
Berani, gak !?

Posting Komentar