Rabu, 11 April 2012

PKS Terima Jika Menterinya Dikurangi


Rabu, 11 April 2012. 9:59 Wib.
JAKARTA - Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta menegaskan partainya hingga saat ini masih tetap bergabung dalam koalisi partai politik pendukung pemerintah (Setgab). Wakil Ketua DPR RI ini mengatakan sikap PKS jelas masih menunggu pernyataan resmi dari Ketua Setgab Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Sampai sekarang belum ada sikap resmi," kata Anis di gedung DPR RI Jakarta, Senin (9/4/2012).
Menurut Anis, PKS menerima apapun putusan yang diberikan SBY terhadap PKS. Termasuk jika dikeluarkan dari koalisi atau mengurangi jatah menteri PKS di Kabinet. 
"Kita tidak tahu sama sekali (putusan BSY). Kita wait and see saja (menunggu),"  kata Anis.
Koalisi berang terhadap PKS menyusul sikapnya yang dinilai membelot menolak kenaikan harga BBM dalam rapat paripurna DPR dua pekan lalu. Ini membuat anggota koalisi lainnya ingin PKS dikeluarkan dari koalisi.
Namun Pengamat Politik Yudi Latif mengatakan SBY tidak akan berani mengeluarkan PKS dari koalisi namun hanya memberikan sanksi mengurangi jatah menteri.
Saat ini ada 3 kader PKS jadi menteri yakni Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring, Menteri Pertanian Suswono, dan Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri.
"Kami fokus pada sikap resmi saja (SBY)," kata Anis.

Bagikan berita/artikel ini kepada teman melalui :

1 komentar :

Anonim mengatakan...

DAN ANIS PUN DIPANGGIL KPK
Setelah Wa Ode Nurhayati bicara tentang Bangar DPR RI

Anis salahsatu yang digadang-gadang PKS
sebagai Capres/Cawapres 2014

Ustadz muda, cerdas & energik.
Tadinya dicitrakan : figur muda, bersih & religi
Sosoknya dekati : "Satria Pinandita Sinisihan Wahyu"
Atau, "Tunjung Putih"
yang ditawarkan PKS kepada bangsa ini,
sebagai pemimpin Nusantara berikutnya.

Setelah Wa Ode Nurhayati
yang tersangkut kasus suap di Bangar DPR,
bicara,
kini mulai terkuak,
praktek "premanisme" penyusunan APBN
di bangar DPR RI,
yang dilakukan Anis.

Ya, sebuah amal
yang tak pantas dilakukan
oleh seorang ustadz dalam berpolitik.
Amal tabu bagi seorang da'i
yang mau men-sibghah nusantara
dengan siraman Cahaya Ilahiyah,
dalam ajaran-Nya yang lurus.

Pertanyaannya,
mengapa Jama'ah dibalik PKS
membiarkan itu terjadi...?
Apakah orang-orang beriman & taqwa
sudah minoritas & tak berdaya di PKS ?

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آمَنُواْ وَاتَّقَواْ لَفَتَحْنَا عَلَيْهِم بَرَكَاتٍ مِّنَ السَّمَاءِ وَالأَرْضِ وَلَـكِن كَذَّبُواْ فَأَخَذْنَاهُم بِمَا كَانُواْ يَكْسِبُونَ
"Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa,
pastilah Kami akan melimpahkan
kepada mereka berkah dari langit dan bumi,
tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu,
maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.
(QS al-'Araf : 96)

Inilah pangkal azab Allah SWT,
yang mengundang datangnya
bencana demi bencana alam
sampai digantikannya manusia
dengan generasi yang baru
(QS al-'Araf: 97-100)

Semoga bukan itu yang terjadi...

Posting Komentar