Selasa, 09 April 2013

Hidayat Nurwahid Minta Anggaran Perlindungan Anak Ditingkatkan

Selasa, 9 April 2013.JAKARTA, - Anggota Komisi VIII DPR RI Hidayat Nurwahid menyampaikan keprihatinan atas meningkatnya kasus kekerasan yang terjadi pada anak di sejumlah daerah di tanah air. Kondisi ini bisa menjadi lebih serius karena anggaran perlindungan anak di Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) masih rendah. Saat Rapat Kerja dengan Meneg PPPA di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (8/4), Hidayat mengatakan, kenapa anggaran untuk perlindungan anak hanya Rp 5 miliar. Hidayat juga menambahkan, jumlah tersebut masih di bawah anggaran untuk perlindungan terhadap perempuan. Padahal kasus kekerasan terhadap anak belakangan justru semakin marak terjadi. Mantan ketua MPR ini mengusulkan agar anggaran untuk perlindungan anak ditingkatkan, paling tidak sama dengan anggaran untuk perlindungan perempuan Rp 10,6 miliar. Baginya anak adalah generasi penerus dan merupakan harapan bangsa kedepan. Sementara itu anggota Komisi VIII, Nasir Djamil mengingatkan program KLA atau Kabupaten/Kota Layak Anak harus segera dijalankan dengan serius dan cepat, sehingga dapat menekan angka kekerasan terhadap anak. Menjawab hal itu Meneg PPPA, Linda Gumelar mengatakan Program KLA (Kabupaten/Kota Layak Anak) merupakan sebuah program yang ditujukan unuk mewujudkan pembangunan perlindungan anak yang holistik, integratif dan berkelanjutan serta berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak. (suaramerdeka.com)
Bagikan berita/artikel ini kepada teman melalui :

0 komentar :

Posting Komentar