Selasa, 16 April 2013

Indonesia latih Warga Palestina di bidang Microfinance

Selasa, 16 April 2013, 03:36 WIB REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Indonesia berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai pengelolaan UMKM dan kontribusinya dalam mendorong perekonomian dengan melatih warga Palestina di bidang microfinance. Hal itu disampaikan Direktur Kerjasama Teknik, Kementerian Luar Negeri, Siti Nugraha Mauludiah dalam rilis yang diterima Antara di Jakarta, Senin (15/4). Ketika membuka pelatihan di bidang microfinance bagi warga Palestina 12-15 April 2013 di Amman, Jordania, Siti Nugraha mengatakan Indonesia akan terus melanjutkan bantuannya untuk mendukung pengembangan kapasitas SDM negara tersebut di berbagai bidang. Kegiatan yang diselenggarakan atas kerja sama Kementrian Luar Negeri Republik Indonesia dan Bank Rakyat Indonesia semula akan dilaksanakan di Ramallah-Palestina, yang bertujuan untuk berinteraksi secara langsung serta dalam rangka memberikan manfaat pelatihan kepada peserta yang lebih banyak. Namun mengingat sulitnya memperoleh izin masuk ke Palestina maka pelaksanaan pelatihan dialihkan ke Amman, Jordania. Pelatihan mengikutsertakan 30 warga Palestina yang berasal dari wakil-wakil dari Kementerian Keuangan, Bank Sentral Palestina serta instansi/lembaga yang bergerak di bidang UMKM, yang berada di wilayah Gaza dan Tepi Barat, serta Amman. Kegiatan itu merupakan salah satu bentuk peran nyata, selain dukungan politik yang selama ini secara konsisten diberikan Pemerintah Indonesia menuju Negara Palestina yang merdeka dan berdaulat. Dalam kerangka New Asian African Strategic Partnership/NAASP, Pemerintah Indonesia juga optimistis dapat merealisasikan pemenuhan komitmen dalam melatih 1.000 warga Palestina selama periode 2008-2013. Hingga akhir tahun 2012, Pemerintah Indonesia telah memfasilitasi 101 kegiatan pelatihan yang mengikutsertakan 842 orang Palestina. Untuk mendukung tercapainya realisasi komitmen tersebut, Pemerintah Indonesia mengalokasikan dana senilai 1,5 juta dolar AS pada tahun 2013 untuk membiayai berbagai kegiatan capacity building di berbagai bidang antara lain UKM, demokrasi, good governance, pertanian, pendidikan, pemberdayaan perempuan dan konstruksi. Indonesia juga terus menjajaki peluang kerja sama trilateral dengan mitra pembangunan lainnya untuk melengkapi upaya-upaya yang telah dilakukan selama ini dalam mendukung peningkatan kapasitas SDM Palestina melalui skema bilateral. Selain itu, Indonesia juga akan menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan Conference on Cooperation Among East ASIAN Countries for Palestinian Development (CEAPAD) II yang akan diselenggarakan Februari 2014 guna menggalang dukungan negara-negara Asia Timur dalam membantu pembangunan Palestina. Redaktur : Damanhuri Zuhri Sumber : antara
Bagikan berita/artikel ini kepada teman melalui :

0 komentar :

Posting Komentar