Senin, 01 April 2013

Kuasa Hukum Aher-Demiz: Putusan MK Tepat




Senin, 01 April 2013,JAKARTA — Kuasa hukum pasangan Aher-Demiz, Andi Asrun menilai sangat tepat putusan MK menolak gugatan pasangan Rieke-Teten. 

Menurut dia, MK sangat memperhatikan fakta persidangan, misalnya kurangnya alat bukti dan tidak adanya bukti-bukti kecurangan yang dituduhkan. “Saya kira, itu semua telah diperiksa MK, dan kita harus tunduk kepada putusan,” katanya di gedung MK, Senin (1/4).
 
Asrun mengingatkan, persoalan gugatan Pemilukada Jabar di MK telah selesai. Karena itu, ia enggan menanggapi tudingan kubu penggugat yang menyatakan, saksi pasangan Aher-Demiz menggunakan saksi palsu di persidangan. 

Ia mengharapkan, sebaiknya semua pihak menghormati putusan dan berbesar hati, tidak lagi mencari kesalahan pihak lain. “Kita tidak perlu memperpanjang persoalan ini, tidak ada manfaatnya juga,” ujarnya.
 
KPU Jabar menetapkan pasangan Aher-Demiz sebagai pemenang dengan total suara 6.515.313 pemilih. Pasangan Rieke-Teten menduduki urutan kedua dengan raihan 5.714.997 suara. Urutan ketiga diduduki pasangan Dede Yusus-Lex Laksamana yang mengumpulkan 5.077.522 suara, dan pasangan Irianto MS Syafiudin-Tatang Farhanul Hakim 2.448.358 suara, serta di posisi buncit adalah Dikdik Maulana-Cecep Nana yang mendulang 359.233 suara. 
 
Suara sah keseluruhan mencapai 20.115.423 pemilih, dan suara tidak sah mencapai 598.356 pemilih. Jumlah total suara sah dan tidak sah mencapai 20.713.779. Adapun (DPT) di Pemilihan Gubernur Jabar mencapai 32,5 juta jiwa.
Reporter : erik purnama putra
Redaktur : Taufik Rachman

Bagikan berita/artikel ini kepada teman melalui :

0 komentar :

Posting Komentar