Senin, 16 Desember 2013

Mahfudz Siddiq Meluruskan Pernyataan Anis Matta


Wakil Sekjen DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mahfudz Siddiq, meluruskan pernyataan Presiden PKS, Anis Matta, terkait kasus dugaan korupsi Luthfi Hasan Ishaaq. 

Sebelumnya, Anis Matta disebut tidak etis oleh perwakilan keluarga Luthfi Hasan Ishaaq, mantan Presiden PKS yang pada Senin lalu (9/12) divonis 16 tahun penjara karena kasus suap.

Mahfudz menjelaskan, pernyataan Anis Matta lebih terkait pada unsur politisnya saja. Tidak ada sangkut paut dengan proses hukum yang belum inkrah.

"Saya tahu betul soal itu. Tidak ada kaitannya dengan proses hukum, tapi lebih terkait dengan unsur politis karena pandangan masyarakat terhadap PKS," kata Mahfudz saat dikonfirmasi Rakyat Merdeka Online, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/12).

Keluarga mantan presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq keberatan dengan pernyataan Presiden PKS Anis Matta yang menyerukan agar seluruh kadernya meminta maaf ke publik atas kasus dugaan korupsi sejumlah petinggi partai tersebut. Adik bungsu Luthfi,  Faisal, menilai pernyataan Anis Matta tidak etis karena dilontarkan sebelum ada putusan pengadilan terhadap kasus Luthfi.

Anis Matta menyerukan kader PKS meminta maaf ke publik beberapa hari sebelum Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menjatuhkan 16 tahun penjara kepada Luthfi terkait kasus pengurusan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian dan pencucian uang. 
(RMOL)

Bagikan berita/artikel ini kepada teman melalui :

1 komentar :

Anonim mengatakan...

Nyata-nyata Anis Matta menyebut nama Ustadz Luthfi Hasan Ishaaq dan kasus yang dituduhkan secara gamblang,media yang mengutip jg puluhan sebagai bukti,takut Ustadz LHI bebas ? ukhuwah dikorbankan demi kekuasaan ? langkah hukum internal dan eksternal partai yang akan membuktikan kebenaran !

Posting Komentar