Minggu, 29 Desember 2013

PBB Pasrah Hadapi Suriah

NEW YORK -- Perserikatan Bangsa Bangsa menilai Suriah akan sulit untuk memenuhi tenggat waktu penyerahan senjata kimia yang ditetapkan pada 31 Desember. PBB dan Organisasi Anti Senjata Kimia (OPCW) mengatakan sudah ada sejumlah langkah penting dalam hal pemusnahan senjata terlarang milik Suriah tersebut.

Tetapi kedua organisasi tersebut mendorong agar Presiden Suriah Bashar Al Assad mengintensifkan upayanya guna memenuhi tenggat waktu yang ditetapkan komunitas internasional. Tenggat waktu akhir tahun ditetapkan oleh Dewan Keamanan PBB dalam kesepakatan yang diprakarsai Rusia dan Amerika Serikat dengan tujuan untuk memusnahkan seluruh senjata kimia Suriah pada pertengahan tahun 2014.

"Persiapan untuk memindahkan bahan kimia paling berbahaya untuk dimusnahkan di luar Suriah terus dilakukan, tetapi tampaknya akan sulit selesai seluruhnya sebelum 31 Desember mendatang," tulis pernyataan bersama PBB-OPCW.

Perang saudara yang memburuk di Suriah, permasalahan logistik serta cuaca buruk terus menjadi alasan yang menyulitkan pemindahan bahan kimia tersebut menuju pelabuhan di Latakia. 

Dalam rencana internasional yang telah disepakati, bahan kimia tersebut akan dibawa ke sebuah pelabuhan di Italia untuk dibawa oleh kapal miik Angkatan Laut AS yang akan secara khusus membawa perlengkapan yang memusnahkannya di perairan internasional.

Pertempuaran antara pasukan pemerintah dan pihak oposisi di Suriah telah menunda pengangkutan senjata kimia tersebut, sementara rincian operasi pemusnahan juga belum dituntaskan, kata sejumlah diplomat PBB.


Bagikan berita/artikel ini kepada teman melalui :

0 komentar :

Posting Komentar