Rabu, 08 Januari 2014

Australia Siapkan Perahu Pengangkut Pencari Suaka ke Indonesia


Pemerintah Australia dikabarkan akan membeli 16 buah perahu karet untuk menolong pencari suaka kembali ke Indonesia. Dengan perahu penolong itu, pencari suaka yang kapalnya dicegah memasuki perairan Australia, akan diangkut kembali ke perairan Indonesia.

Menurut laporan kelompok media Fairfax dan suratkabar West Australian, pemerintah saat ini sedang memproses pembelian perahu karet ukuran besar, yang dilengkapi dengan mesin.

Kabar ini mencuat setelah Selasa (7/1/2014) terungkap laporan bahwa pihak Angkatan Laut Australia mencegah perahu pencari suaka dan memaksanya kembali ke perairan Indonesia.

Menteri Imigrasi Scott Morrison tidak membantah informasi tersebut, dengan mengatakan pihaknya tidak akan mengomentari urusan teknis operasi Kedaulatan Perbatasan.

Namun pejabat sementara Jurubicara Oposisi bidang Imigrasi Partai Buruh Mark Dreyfus kepada ABC mengatakan, pemerintah harus menjelaskan apa yang terjadi.

"Kami tidak terima kalau kita hanya dibiarkan menebak apa yang terjadi," katanya. "Satu-satunya alasan mengapa pemerintah menutupi hal ini, karena menteri dan perdana menteri tidak ingin rakyat Australia tahu bahwa keputusan mereka akan merusak hubungan dengan Indonesia".

Sementara Senator Sarah Hanson-Young dari Partai Hijau mengatakan, "Tadinya kita dengar pemerintah akan menghentikan kedatangan perahu, kemudian mereka bilang akan membeli perahu nelayan di pantai-pantai Indonesia, sekarang mereka akan memberikan perahu untuk para pencari suaka".

Laporan Fairfax mengutip sumber di Departemen Pertahanan, yang mengatakan pembelian perahu karet ini dimaksudkan sebagai antisipasi terhadap taktik penyelundup manusia yang sering menggunakan perahu tua, dan kemudian menyabotase perahunya sendiri agar ditolong oleh regu penyelamat Australia.

Perahu karet penolong ini digambarkan bisa mengangkut puluhan orang bersama suplai makanan air air minum paling tidak selama seminggu.

Sementara itu Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa menyatakan kembali sikap Indonesia atas kebijakan Pemerintah Australia memaksa perahu pencari suaka kembali ke Indonesia. "Saya ulangi sekali lagi, kami menolak kebijakan memaksa perahu pencari suaka kembali (ke Indonesia)," tegasnya.

Namun demikian, Menteri Natalegawa mengatakan, pihaknya hampir setiap hari melakukan kontak dengan mitranya Menlu Julie Bishop. (Kompas)

Bagikan berita/artikel ini kepada teman melalui :

0 komentar :

Posting Komentar