Senin, 20 Januari 2014

Banjir Indramayu Makan Korban


20/01/2014. Indramayu-Sampai pukul 00.05 Jalur Pantura Indramayu masih terputus dikarenakan meluapnya sungai Bugel, selain itu juga Banjir juga melanda beberapa desa di jalur pantura dan terparah sejauh pengamatan kami ada di desa ujung gebang dan kroya.

Dilapangan belum banyak bantuan yang turun ke lapangan, hanya baru terlihat Relawan yang memakai Kaos Sahabat Mahfudz Siddiq dan PKS yang membantu masyarakat korban banjir

ari desa ujung gebang, sumur adem saat ini kabarnya Sahabat MahfudzSiddiq meluncur ke Kroya. Dikabarkan juga banjir yang menimpa desa kroya mengakibatkan 4 orang meninggal dunia, dan banyak masyarakat desa yang membutuhkan makanan.

"Kami setelah mendapat telp dari salah seorang masyarakat kroya,maka kami (Sahabat Mahfudz Siddiq) segera meluncur ke kroya malam ini juga. Apalagi mendengar ada korban disana"ujar Suyanto. Korda SMS Indramayu.

Hampir semua desa yang terkena banjir belum mendapatkan bantuan dari pemda indramayu. Itu hasil penuturan warga eretan. Relawan Sahabat Mahfudz Siddiq akhirnya menurunkan semua bahan makan yang sedianya buat masyarakat kroya diberikan tuk warga eretan yang belum mendapat bantuan sama sekali dari pihak pemda.

Dan Mahfudz Siddiq sendiri mengintruksikan kepada seluruh relawannya agar bahu membahu membantu meringankan beban masyrakat yang menjadi korban banjir

Adapun situasi pantura menuju Cikampek masih putus di daerah pamanukan. banjir terparah di jalur Pantura ini berada di wilayah Indramayu. Banjir menggenangi sejumlah titik ruas jalan di Indramayu seperti Trisi, Jalan Kandang Haur Karang Sinom, dan Jalan Jatibarang. Ketinggian banjir di lokasi tersebut bervariasi antara 30 Cm hingga 2 meter.
Banjir di jalur Pantura juga memasuki wilayah Pamanukan dan Ciasem, Subang. Ketinggian air di Pamanukan mencapai 1-2 meter.(AH/Angri)

Bagikan berita/artikel ini kepada teman melalui :

0 komentar :

Posting Komentar