Senin, 13 Januari 2014

Banjir Jakarta Renggut Dua Nyawa


Jakarta - Hujan lebat yang mengguyur DKI Jakarta dan Bogor sejak Minggu (12/1) menyebabkan sejumlah wilayah di Ibu Kota banjir. Banjir ini menyebabkan jalanan di Jakarta sulit diakses. Akibatnya, dua warga meninggal dunia karena sakit.

"Korban jiwa 2 orang, yakni 1 di Bidara Cina, Jakarta Timur, umur 60 tahun atas nama Rudi Samahu dan 1 lagi di Kampung Melayu. Penyebab meninggalnya bukan karena tenggelam atau terbawa arus, tapi karena penyakit yang diderita," ujar Kepala Seksi Data dan Informasi Kehumasan Dinas Komunikasi dan Kehumasan Alberto Ali ketika ditemui di kantornya, Jakarta, Senin (13/1).

Berdasarkan data Pusat Kendali Operasi Penanggulangan Bencana DKI Jakarta, puluhan ribu warga Ibu Kota terdampak banjir pada hari ini. Total ada 28.005 jiwa yang menjadi korban banjir dari 9.047 keluarga. "Korban tersebar di 21 kecamatan, 42 kelurahan, 98 RW, dan 305 RT," kata Alberto.

Banjir paling tinggi ada di Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur. Ketinggian air mencapai 400 sentimeter pada Senin siang. Ada enam RW dan 29 RT yang terkena banjir. Dilihat dari jumlah warga, ada 6.293 jiwa yang terdampak dari 1.944 keluarga.

Alberto menambahkan ketinggian air pukul 12.00 WIB lebih tinggi dari tadi pagi. Namun, dia tidak dapat memprediksi ketinggian air akan meningkat pada Senin malam atau tidak. "Kalau Jakarta hujan dan Bogor hujan, pasti ada dampak. Tapi saya belum bisa estimasi akan banjir lagi atau tidak. Sebab, itu hanya prakiraan cuaca," kata dia.

Data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut seluruh wilayah Jakarta akan diguyur hujan hingga malam ini. Hujan akan mengguyur dengan intensitas ringan hingga lebat. Demikian pula dengan wilayah Bogor. Hujan berintensitas sedang akan mengguyur Kota Hujan itu sampai malam hari.(metrotvnews)


Bagikan berita/artikel ini kepada teman melalui :

0 komentar :

Posting Komentar