Kamis, 02 Januari 2014

Mahfud: Diplomasi 2014 Kedepankan Ekonomi

Jakarta - Ketua Komisi I DPR yang membidangi Luar Negeri Mahfudz Siddiq menilai pola diplomasi luar negeri Indonesia masih berpandangan politik. Mahfudz mengatakan, harusnya untuk 2014 nanti, pola itu sudah mulai digeser. Sebab, kepentingan ekonomi yang semakin berpengaruh dalam hubungan diplomatik ke depannya. "Hubungan luar negeri Indonesia masih bertumpu pada diplomasi politik. Padahal dengan peningkatan size ekonomi dan ditopang dengan komposisi demografi serta ledakan demokrasi, Indonesia bisa dan harus lebih progresif dan ekspansif dalam diplomasi ekonomi," jelas Mahfudz dalam pesan singkatnya, Senin (30/12/2013). Jelas dia, entitas dan instrumen politik masih menjadi pola pikir utama diplomasi kita. Menurut Mahfudz, perlu dipikirkan dengan modal ekonomi yang besar, untuk membangun diplomasi berbasis ekonomi. "Hal ini membutuhkan kebijakan terpadu dan restrukturisasi kelembagaan. Misalnya penggabungan Kementrian Luar Negeri dan Perdagangan Internasional. Jika tidak maka Indonesia hanya akan menjadi pasar bagi aktor-aktor kawasan dan dunia. Penempatan dubes-dubes juga harus mulai dirancang yang sesuai dengan misi diplomasi ekonomi," jelas politisi Partai Keadilan Sejahtera ini. [gus/inilah]
Bagikan berita/artikel ini kepada teman melalui :

0 komentar :

Posting Komentar