Kamis, 13 Februari 2014

Australia Jangan Bikin Kuburan di Laut


Jakarta. Australia seharusnya menyelesaikan masalah pencari suaka yang berupaya masuk ke Australia dengan cara lebih beradab sesuai hukum internasional. 

"Australia harus belajar lagi dalam memperlakukan para pencari suaka sesuai ketentuan yang berlaku dalam hukum internasional," ujar Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Mayjen (Purn) TB Hasanuddin, di gedung Nusantara II DPR.

Menurut TB Hasanuddin, pasti akan terus bergelombang ribuan pencari suaka menuju Australia dengan melalui Indonesia. Pengusiran para pencari suaka di tengah lautan, kata dia, tidak menyelesaikan persoalan dan malah menambah persoalan besar.

"Saya mohon kepada Perdana Menteri Tony Abbott, untuk menyelesaikan masalah ini. Karena menurut data intelijen, ada 63 ribu orang yang siap berangkat menuju Australia yang berada di perairan Malaysia dan Indonesia. Kalau penyelesaiannya seperti itu, maka akan menjadi kuburan di laut," ujarnya.

TB Hasanuddin menyerahkan kepada Australia untuk menyelesaikan masalah ini dengan negara-negara lain yang terkait.

"Australia sebaiknya duduk beserta negara-negara lain, negara-negara asal pencari suaka, plus UNHCR. Jangan melakukan tindakan di luar ketentuan hukum internasional yang berlaku maupun hukum lokal yang berlaku," tutupnya.

Sebelumnya Australia kedapatan menghalau pencari suaka yang akan masuk ke negaranya dengan memindahkan para pencari suaka ke dalam sekoci di tengah lautan dan mendorongnya kembali ke lautan Indonesia.



Bagikan berita/artikel ini kepada teman melalui :

0 komentar :

Posting Komentar