Rabu, 26 Februari 2014

Di Depan Komisi I DPR, BIN Janji Profesional di Pemilu 2014


Jakarta - Badan Intelijen Negara (BIN) telah mengadakan rapat koordinasi dengan Komisi I DPR. Isu maraknya aksi intelijen jelang Pemilu 2014 menjadi perhatian.

"Jadi kami lebih banyak membahas bagaimana peningkatan kualitas koordinasi. Kedua dalam rapat ini juga BIN dengan seluruh komunitas intelijen kami meyakinkan Komisi I bahwa komunitas intelijen dibawah BIN akan melaksanakan tugas seprofesional mungkin untuk Pemilu 2014," kata Ketua BIN Marciano Norman usai rapat di Komisi I DPR, Senayan, Jakarta, Senin (24/2/2014).

Komunitas intelijen yang berkoordinasi adalah dari unsur Polri, TNI, Jamintel Kejagung, Dirjen Kesbangpol, serta pihak Imigrasi dan Bea Cukai. UU Intelijen menjadi pijakan koordinasi ini. Mereka bertekad tetap netral mengawal Pemilu 2014.

Edward Snowden membocorkan, Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSA) juga menyadap bisnis rokok dan udang di Indonesia. Media The Australian juga menyatakan dua perusahaan telekomunikasi digunakan Australia untuk menyadap Indonesia.

"Itu sekarang dua operator dalam pengamatan kita semua, kita melakukan pendalaman dengan seluruh komunitas intelijen dan kami mengharapkan hasil yang terbaik," ujar Marciano.

Bagikan berita/artikel ini kepada teman melalui :

0 komentar :

Posting Komentar