Kamis, 20 Februari 2014

PKS Tak Setuju Pemilih Golput Dipidana


Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tak setuju apabila pemilih golput (golongan putih) dipidanakan. Hal itu disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjend) PKS Mahfudz Siddiq.

"Saya tidak setuju pemilih golput dipidanakan, karena itu bertentangan mengenai memilih adalah hak poltik," ujar Mahfudz di Jakarta.

Dia mengakui, dari pemilu ke pemilu tingkat partisipasi pemilih memang cenderung menurun. Hal itu lantaran, ketidakpercayaan masyarakat meluas.
Oleh karena itu, kehidupan politik perlu direvisi agar berbanding lurus dengan tingkat partisipasi pemilih.

"Begitu juga kalau orang kampanye pemilih golput karena ekspresi kekecewaan juga tidak pantas dikenakan sanksi," tegasnya.

Kecuali, lanjut Ketua Komisi I DPR RI itu, pemilih golput tersebut sudah mengarah kepada tindakan anarkisme. "Masak kita hukum orang yang kecewa kecuali mereka melakukan anarkisme. Atau pada hari 'H' mereka memaksa orang tidak datang ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) itu pidana," tandasnya.


Bagikan berita/artikel ini kepada teman melalui :

0 komentar :

Posting Komentar