Kamis, 20 Februari 2014

Komisi I Desak RI Larang Kapal Singapura Masuk


Jakarta – Ketua Komisi I DPR RI, Mahfudz Siddiq meminta kepada pemerintah bersikap tegas atas sikap Singapura yang melarang Kapal Republik Indonesia (KRI) Usman Harun melintas di perairannya. “Kalau itu dilakukan Indonesia bisa membalas seperti itu dengan juga melarang kapal berbendera Singapura lewat perairan Indonesia,” kata Mahfudz di Gedung DPR, Senayan, Selasa (18/2/2014). Menurutnya, alasan Singapura melarang KRI Usman Harun melintas diperairannya tidak berdasar. Sebab polemik soal penamaan itu tak perlu berbuntut panjang. “Apa urusan dia melarang-larang? Kita juga bisa melarang kalau gitu,” tegasnya. Selain itu, Mahfudz juga meminta kepada TNI dan Pemerintah untuk menghentikan latihan gabungan dengan Singapura. Sebab larangan ini menegaskan jika tidak ada sikap yang baik dari Singapuran kepada Indonesia. “Hentikan saja kerja sama dengan Singapura di bidang pertahanan. Tidak akan rugi kok. Justru Singapura yang rugi kalau gitu,” tandasnya. Sebelumnya, Menteri Pertahanan Singapura, Ng Eng Hen, melarang KRI Usman Harun melintasi perairan Singapura. Selain itu, tentara bersenjata Singapura (SAF), juga dilarang berlatih militer dengan kapal perang buatan Inggris itu. Ng mengaku terkejut ketika mendengar Pemerintah RI berniat menamai salah satu kapal perangnya dengan nama dua marinir yang menjadi pelaku pengeboman di MacDonald House. Padahal kedua negara di tahun 1973 telah sepakat untuk menutup lembaran lama peristiwa itu.

Bagikan berita/artikel ini kepada teman melalui :

0 komentar :

Posting Komentar