Selasa, 03 Februari 2015

Mesir Hukum Mati 138 Pendukung Morsi, AS Prihatin


Washington -- AS mengatakan sangat prihatin atas keputusan pengadilan Mesir menghukum mati 183 pendukung mantan presiden Mohammad Morsi.

"Sangat tidak mungkin keadilan, berdasarkan bukti dan kesaksian, tercapai melalui persidangan massal," ujar Jen Psaki, juru bicara Kementerian Luar Negeri AS.

Pengadilan Mesir, Senin (2/2), memvonis mati 183 pendukung Mohammed Morsi dengan tuduhan terlihat dalam serangan ke kantor polisi di Kerdasa. Vonis ini lebih bernuansa polisi, yaitu menghabisi sebanyak mungkin pendukung yang digulingkan militer.

AS mendesak Mesir memastikan proses hukum bagi tersangka, dengan tidak melakukan pengadilan massal.

Desember lalu, Mesir mengatakan kebanyakan terdakwa adalah anggota Ikhwanul Muslimin. Pengadilan Mesir saat itu mencari pandangan lain, dengan meminta pendapat grand mufti tentang kemungkinan hukuman mati.

Mufti besar Mesir merestui kemungkinan hukuman mati. Namun, pandangan ulama Mesir itu tidak bersifat mengikat.
Pengadilan Mesir sempat meringankan hukuman salah satu terpidana, dan menghukum lainnya antara 10 tahun sampai seumur hidup. sumber: inilah.com
Bagikan berita/artikel ini kepada teman melalui :

0 komentar :

Posting Komentar