Senin, 02 Maret 2015

Mahfudz : Eksekusi Mati Jangan Terlalu Demonstratif


JAKARTA-Komisi I DPR minta aparat kepolisian dan kejaksaan yang akan melaksanakan eksekusi mati terhadap sejumlah terpidana kasus narkoba agar lebih hati-hati. "Saya melihat apa yang dilakukan oleh kepolisian dan kejaksaan di pemberintaan terutama televisi seperti demonstratif sekali. Ini tidak baik dan punya implikasi luas,” kata Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq Mahfudz kepada TeropongSenayan di Jakarta, Minggu (1/3).

Menurut Mahfudz, aparat seharusnya memperlakukan eksekusi mati ini sebagai bentuk penegakan hukum, jadi tidak perlu dibesar-besarkan. "Ini proses penegakan hukum yang memang harus dijalankan. Jangan digembar-gemborkan seolah ini hal yang harus menarik menjadi tontonan publik,” terangnya.

Mahfudz memahami dampak dari tontonan ini bisa menggangu Indonesia dengan dunia internasional. Apalagi negara-negara asing yang warga negaranya akan dihukum mati, tentunya melihat tidak elok cara-cara seperti ini. Makanya bagaimanapun harus bisa menjaga hal ini demi hubungan baik.

"Saya khawatir kalau hal ini dibiarkan maka bukan tidak mungkin nanti proses eksekusi matinya disiarkan juga secara live oleh televisi," ungkapnya. Oleh karena itu, kata Mahfudz, penegakan hukum mesti dengan cara yang santun. "Menegakkan hukum harus, tapi tidak dengan cara yang bisa menyakiti pihak lain,” imbuhnya.

Sebelumnya di sejumlah media terutama televisi ramai diberitakan mengenai rencana, persiapan dan proses eksekusi terpidana mati kasus narkoba. Persiapan yang dilakukan oleh pihak kepolisian mulai dari pemindahan tahanan dijaga ketat dan terlihat demonstratif.
(TEROPONGSENAYAN)
Bagikan berita/artikel ini kepada teman melalui :

0 komentar :

Posting Komentar