Selasa, 28 April 2015

Mahfud Siddiq : Marsekal Agus Supriatna Calon Kuat Panglima TNI

Jakarta. Panglima TNI Jenderal Moeldoko yang akan memasuki masa pensiun pada Juli mendatang dipastikan yang berpeluang menggantikannya berasal dari TNI Angkatan Udara.

"Kalau kita disiplin dan konsisten dengan rotasi tentu ke depan mestinya berasal dari Angkatan Udara," ujar Ketua Komisi I Mahfudz Siddiq di Jakarta, kemarin.

Meski tidak menampik hak prerogratif Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menetapkan siapa calon Panglima, menurutnya, dengan mempertimbangkan pergiliran semestinya sekarang sebagai calon kuat adalah Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal Agus Supriatna.

"Hal itu sudah menjadi konsensus politik yang cukup baik dan ini tetap harus diperhatikan oleh Presiden," kata politisi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Sebelumnya, jelas Mahfudz, Panglima TNI berasal dari Angkatan Laut (AL) dijabat oleh Laksamana Agus Suhartono, kemudian digantikan oleh Jenderal TNI Moeldoko yang berasal dari Angkatan Darat (AD).

Terkait sosok Panglima TNI ke depan, katanya, dibutuhkan sosok Panglima TNI bukan hanya mampu mendorong peningkatan kinerja pemerintahan dan pemberdayaan masyarakat seperti yang dilakukan Panglima TNI saat ini.

"Tapi juga mampu menampilkan peran-peran diplomasi internasional, untuk mengangkat posisi Indonesia dikancah regional dan global," jelasnya.

Secara internal, tambahnya, tugas Panglima TNI menuntaskan rencana strategi (renstra). Kemudian menuntaskan reformasi TNI, menyelesaikan renstra modernisasi alutsista. Termasuk menjalankan renstra kesejahteraan prajurit TNI.

"Terakhir adalah peningkatan peran diplomasi TNI dalam kancah bilateral, regional dan global," katanya.
Menurutnya, kalau peran internasional sudah diambil dengan mengirimkan pasukan perdamaian dunia tapi Indonesia dengan kapasitas TNI nya mampu memainkan peran yang lebih besar. (mhs/MNC)
Bagikan berita/artikel ini kepada teman melalui :

0 komentar :

Posting Komentar