Jumat, 30 Oktober 2015

Begini Penampakan Pimpinan DPR Bermasker di Paripurna


Jakarta - Pimpinan DPR memulai paripurna yang membahas RAPBN 2016 dengan nyeleneh, memakai masker di ruangan ber-AC sejuk dan tanpa asap. Aksi itu menuai protes, bahkan disebut sebagai dagelan politik.

Di depan ruang sidang, sejak pukul 09.00 WIB, Jumat (30/10/2015), sudah ada protokoler DPR yang membagi-bagikan masker. Inisiatif pembagian masker ini disebut para staf atas perintah Ketua DPR Setya Novanto.

Para anggota DPR sudah merasa heran dengan pembagian masker ini. Tambah heran lagi saat 5 pimpinan DPR yang memimpin sidang paripurna memakai masker.

Ketua DPR Setya Novanto dan 4 Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Agus Hermanto, Taufik Kurniawan yang memimpin sidang, dan Fahri Hamzah kompak memakai masker sejak rapat dimulai. Mereka tetap memakai masker saat berdiri ketika lagu Indonesia Raya dinyanyikan. Masker tetap dikenakan saat rapat dibuka.

Begitu rapat dibuka, interupsi pun mengalir. Anggota DPR protes Novanto cs memakai masker. Protes keras datang dari Wakil Ketua Fraksi Partai NasDem Johny G Plate yang menganggap para pimpinan DPR tak peka mempolitisir bencana.

"Kita semua tahu, kita konsentrasi tinggi atas masalah asap supaya cepat selesai. Jadi lucu pada saat masalah asap, ratusan ribu rakyat kesulitan napas, kita bawa dalam dagelan politik," kata Johny.

Anggota Komisi III dari Fraksi PDIP DPR Henry Yosodiningrat juga melontarkan protes keras. Pimpinan DPR dianggap menghina parlemen.

"Ini bisa dibilang sebagai contempt of parliament. Kita meminta agar masker itu tidak digunakan saat memimpin sidang, besok-besok kita bisa pake topi koboi," kata Henry.

Selain kelima pimpinan DPR, ternyata Menkeu dan rombongannya -- yang mewakili Pemerintah di paripurna tersebut -- ikut-ikutan memakai masker. Sedangkan dari kursi anggota DPR, hanya segelintir yang ikut pimpinan DPR memakai masker.
detik.com
Bagikan berita/artikel ini kepada teman melalui :

0 komentar :

Posting Komentar