Rabu, 03 Februari 2016

MAHFUDZ SIDDIQ: BIN TIDAK PROFESIONAL!


JAKARTA - Komisi I DPR RI mempertanyakan keberadaan Banyu Biru Djarot sebagai anggota Bidang Politik Dewan Informasi Strategis dan Kebijakan (DISK) Badan Intelijen Nasional (BIN).

Ketua Komisi I DPR RI, Mahfudz Siddiq merasa heran alasan Kepala BIN Sutiyoso merekrut anak dari Eros Djarot itu. Menurut Mahfudz, Banyu tidak memiliki latar belakang bidang politik, sebab DISK merupakan lembaga pendukung BIN yang menghimpun informasi dan melakukan kajian serta diisi para pakar.

Mahfudz tidak memahami apakah Banyu Biru mewakili kepakaran tertentu di bidang politik sehingga direkrut menjadi anggota DISK BIN.

"Saya tak ngerti apakah Banyu Biru mewakili pakar politik," ujar Mahfudz di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (2/2).

Dia menjelaskan, jika benar Banyu memamerkan surat pengangkatannya di media sosial, maka eks kontraktor monorel Jakarta itu bisa dipidanakan.

"Kalau betul, yang bersangkutan nggak ngerti urusan yang berkaitan dengan intelijen. Ini akan kita tanyakan langsung ke Kepala BIN," imbuhnya.

Politisi PKS itu juga mempertanyakan profesionalitas BIN dalam memilih anggotanya, sebab badan telik sandi itu seharusnya memikiki kualifikasi dalam merekrut anggota sebagai agen organik bahkan sebagai informan yang juga harus memiliki kualifikasi.

Terutama, menurut dia, merekrut untuk anggota Dewan Informasi Strategis BIN tidak main-main karena harus memiliki kredibilitas akademik dan karakter bekerja di lembaga intelijen.

"ini mencerminkan tidak profesionalnya BIN dalam merekrut orang, seharusnya diisi para pakar," demikian Mahfudz. [sam/rmol]

Bagikan berita/artikel ini kepada teman melalui :

0 komentar :

Posting Komentar