Selasa, 06 September 2016

Mahfuz Siddik: Polisi Harus Usut Tuntas Kasus Kasep

INDRAMAYU – Maraknya pemalsuan Kartu Sehat dan Pintar atau yang disingkat Kasep di Indramayu, ternyata mendapat perhatian serius dari anggota DPR RI asal daerah pemilihan Indramayu-Cirebon, Drs H Mahfudz Siddik MSi, dirinya mengaku sangat prihatin dengan banyaknya korban penipuan dari Kartu Kasep yang menimpa masyarakat Indramayu,terlebih lagi yang menjadi korban masyarakat miskin. Atas hal tersebut, Mahfudz mendesak aparat kepolisian segera mengusut tuntas kasus penipuan kartu Kasep di Indramayu agar tidak merugikan rakyat.

Program Kartu Sehat dan Pintar ini, kata Mahfudz, sungguh program yang mulia dari Pemkab Indramayu untuk masyarakatnya. Akan tetapi, dengan  permasalahan yang ada diharapkan pihak pemkab dan kepolisian Indramayu bergerak cepat mengusut kasus penipuan yang telah banyak makan korban masyarakat kecil.

“Pemkab dan Kepolisian Indramayu harus bergerak cepat mengusut sampai tuntas kasus penipuan ini. Kasihan masyarakat kecil yang mungkin tidak tahu bagaimana mengurus Kasep menjadi korban,” tegasnya.

Sebelumnya, ada sekitar 370 warga Kabupaten Indramayu menjadi korban pemalsuan Kartu Sehat dan Pintar (Kasep). Kasep palsu terungkap dari banyaknya laporan pasien pemegang Kasep yang mengaku tidak tervalidasi saat hendak ke rumah sakit. Atas hal tersebut, Mahfudz Siddik berharap Pemkab Indramayu yang dipimpin sosok seorang ibu, Anna Shopanah agar bisa lebih sigap lagi ke masyarakatnya. Khususnya ke masyarakat miskin yang ada.

“Saya percaya Indramayu dibawah Ibu Anna mampu memberikan perhatian lebih ke masyarakatnya. Dan melakukan pendataan serta pelayanan lebih baik lagi agar tidak terjadi lagi penipuan mengatas namakan program pemkab,” harap Mahfudz.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu, Yadi Hidayat menjelaskan, Kasep merupakan program Pemkab Indramayu bagi warga miskin di Indramayu yang tidak masuk dalam layanan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dari pemerintah pusat. Di Kabupaten Indramayu, terdapat 861.256 warga miskin. Dari jumlah tersebut, yang masuk dalam layanan KIS mencapai 828.221 orang.

“Sisanya, sebanyak 33.035 jiwa menjadi tanggungan Pemkab Indramayu dan sudah mendapatkan Kasep,” ujarnya.

Namun Yadi mengakui, masih banyak masyarakat miskin yang belum terdata. Per periode Januari-Juli 2016 saja, jumlah warga miskin yang mengajukan kasep ada sekitar 8.000 orang. (Ist/CP)

Bagikan berita/artikel ini kepada teman melalui :

0 komentar :

Posting Komentar