Kamis, 16 Maret 2017

Indonesia Tegaskan Dukungan pada Perjuangan Palestina

Hidayatullah.com–Pimpinan dan anggota DPR dan DPD telah menyuarakan dukungan Indonesia atas perjuangan Palestina pada pertemuan The 6th International Conference in Support of the Palestinian Intifada di Tehran, Iran, 21-22 Februari 2017.
Dalam pernyataannya, dimuat laman Kemenlu, Senin, (27/02/2017) Wakil Ketua DPR RI, Dr. Agus Hermanto menegaskan dukungan Indonesia pada perjuangan rakyat Palestina tercermin dalam peran Indonesia sebagai tuan rumah KTT Luar Biasa ke-5 OKI mengenai Palestina dan Al-Quds Al-Sharif.
Wakil Ketua DPR RI yang juga didampingi anggota DPR Drs. Mahfudz Siddiq M.Si dan H. Hasnuryadi Sulaiman juga menegaskan perlunya dihentikan pendudukan ilegal Israel atas wilayah Palestina. Upaya menentang pendudukan ilegal tersebut tercermin dalam Resolusi DK PBB No. 2334 pada bulan Desember 2016.
Delegasi DPD RI yang dipimpin oleh Ketua DPD, Mohammad Saleh, menegaskan bahwa dukungan Indonesia terhadap perjuangan Palestina merupakan pelaksanaan amanat UUD 1945 yang menyatakan bahwa penjajahan harus dihapuskan.
Wakil Ketua DPD RI yang didampingi 3 anggota DPD, Akhmad Muqowam, Ahmad Jajuli dan Abdul Rahmi mengharapkan konferensi ini menghasilkan langkah konkret untuk terciptanya suasana kondusif untuk menyelesaikan masalah Palestina secara menyeluruh.
Ketua DPD RI juga menyampaikan upaya-upaya yang telah dilakukan Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina, termasuk pelaksanaan capacity bulding dan penggalangan dukungan internasional untuk menghentikan pendudukan.
Di samping berpartisipasi dalam pembahasan isu Palestina, pada tanggal 22 Februari 2017, Delegasi RI juga melakukan pertemuan bilateral dengan Ketua Parlemen Iran, Ali Larijani. Dalam pertemuan disepakati pentingnya kerja sama antar parlemen untuk membantu pemberantasan terorisme, mendukung Islam moderat dan mendorong kerja sama parlemen di berbagai forum. Selain itu juga telah disepakati untuk segera menindaklanjuti hasil kunjungan Presiden Joko Widodo ke Iran pada bulan Desember 2016, melalui peningkatan kerja sama di berbagai bidang, khususnya kerja sama ekonomi dan perdagangan.
Konferensi dihadiri oleh 700 anggota parlemen dari 80 negara, akademisi, LSM, media dan pemuka agama yang mendukung perjuangan Palestina.*
Rep: Ahmad

Bagikan berita/artikel ini kepada teman melalui :

0 komentar :

Posting Komentar